Lukisan maupun gambar  yang terdapat pada dinding-dinding gua yang meceritakan atau mengkisahkan bagian-bagian penting dari sebuah kehidupan adalah salah satu bentuk peninggalan nenek moyang manusia.

mm

Pada zaman dahulu nenek moyang kita menggambar dengan teknik yang sangat sederhana dan memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya seperti halnya kapur, arang atau bahan-bahan lainnya.Salah satu teknik yang paling populer digunakan oleh nenek moyang kita yaitu dengan cara menempelkan telapak tangan ke dinding-dinding gua, kemudian disemburnya dengan batu mineral berwarna atau menggunakan dedaunan yang dikunyah.

Hasil seni lukis nenek moyang yang masih bisa dilihat dan populer sampai saat ini yaitu cetakan telapak tangan. Kemungkinan dari teknik tersebut berkembang dengan seiring berjalannya waktu melahirkan seni rupa lainnya seperti lukisan, seni keramik dan seni patung. ebanyakan seni yang berupa gambar atau lukisan dibuat diatas bidang yang datar seperti kertas, lantai, dinding atau kanvas. Sifat-sifat tersebut dalam dunia pendidikan seni dinamakan dwi matra (dimensi datar dan dua dimensi).

Karya-karya purbakala yang sering muncul dan dijadikan obyek yaitu berupa binatang, manusia dan obyek–obyek alam seperti bukit, pohon, sungai, gunung dan laut. Bentuk yang digambar si pelukis tidak semua sama persis dengan obyeknya, hal ini dikarenakan pemahaman yang berbeda-beda antara satu penulis dengan penulis lain.

Salah satu contohnya yaitu gambar banteng yang ukuran proporsi tanduknya sangat besar dibandingkan dengan ukuran tanduk aslinya. Pencitraan yang menggambarkan sebuah obyek disesuaikan atau dipengaruhi oleh pemahaman pelukis yang beranggapan bahwa tanduak adalah bagian dari seekor banteng yang paling terkesan.

Maka dari itu citra yang mengenai suatu obyek menjadi bermacam-macam tergantung dari anggapan atau pemahaman budaya masyarakat yang ada di daerahnya. Sebagian dari orang-orang dizaman prasejarah terdapat dalam suatu kelompok yang cenderung menghabiskan waktunya dengan melukis atau menggambar dibandingkan dengan mencari makanan.

Karena mereka lama menggambar semakin banyak kesulitan dan masalah-masalah yang ditemukan hinga akhirnya lama-kelamaan mereka semakin ahli. dari situlah mereka menjadi seniman yang pertama di muka bumi, dan saat itulah kegiatan menggambar atau melukis condong ke seni lukis zaman klasik.