sulis

Musik religi adalah musik yang terikat oleh ajaran-ajaran agama, dimana isi dari tiap bait lagu dan liriknya mengandung perintah-perintah ajaran dari Tuhan. Musik religi mengandung kharisma tersendiri bagi pendengarnya, dikarenakan musik religi juga membawa ajaran pada kebaikan. Pendengarpun akan merasa tenang dan damai jika dibandingkan dengan mendengarkan musik yang bernuansa rock ataupun jazz.

Tak dapat dipungkiri bahwa musik religi punya nilai tersendiri bagi penggemarnya. Namun mendengarkan musik religi sebaiknya tak sebatas lewat telinga, tapi juga lewat hati karena musik adalah jiwa dibuat oleh sesuatu yang berjiwa. Hati dan sense of art dari manusia pembuatnya, dan dibantu oleh campur tangan Tuhan yang tentunya juga berjiwa (hidup). Maka sebuah lagu religi akan menjadi legendaris bagi pendengarnya bila memenuhi kaidah seni musik berupa keindahan seni, pemilihan kata dan nilai spiritualnya yang menonjol. Hingga lagu-lagu mereka menjadi begitu nikmat didengarkan, indah dijiwa, serta mampu menggugah perasaan dan mempengaruhi kepribadian atau perilaku untuk menjadi hamba Tuhan yang lebih baik hari ini, ataupun kedepannya.

Pengaruh kepribadian anak terhadap musik religi adalah suatu ciri khas perilaku ataupun tingkah laku yang melekat pada diri anak. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadianpun bermacam-macam, salah satunya adalah merawat anak yang masih ada dalam kandungan, dengan cara memperdengarkan musik pada ibu yang sedang mengandung. Aliran musik yang tenang, syair yang lembut dan isi dari tiap bait yang dapat penuh ma’na tentunya akan dapat menggugah hati dan perasaan. Semua ciri musik di atas dapat ditemukan pada musik religi yang kemungkinan besar akan dapat mempengaruhi kepribadian anak jika musik ini diperdengarkan kepada anak mulai dini ataupun masih di dalam kandungan.

Advertisements